Awasi Gebrak Pak Kumis, Tim Monitoring dari TNI dibentuk

detaktangsel.com TIGARAKSA - Untuk mengantisipasi terjadinya penyelewengan dalam program Gebrak Pak Kumis, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Tangerang membentuk tim monitoring yang berasal dari unsur TNI.

Diharapkan dengan dibentuknya tim monitoring dari Bapeda program pembangunan rumah kumuh bisa berjalan. Pada tahun 2016 ini, Pemkab Tangerang menganggarkan Rp14,9 miliar bagi 1.071 unit rumah yang tersebar di 15 Kecamatan yakni Kecamatan Balaraja, sukamulya, jayanti, kresek, Gunung Kaler, kronjo, Kemeri, Solear tigaraksa, sukadir, rajeg septim, Pakuhaji, Sindang jaya dan Teluknaga.

Kasubid Fasilitas Umum (Fasum) pada Bappeda Kabupaten Tangerang Erwin Mawandi mengatakan, program bedah rumah merupakan satu dari 25 program unggulan Bupati Tangerang. Pada tahun ini, sebanyak 1.071 rumah tidak layak huni di 15 kawasan kumuh dibangun.

"Alhamdulillah progres pekerjaan sudah mencapai 80persen, meski anggaran perunitnya hanya sebesar Rp 13juta namun hasilnya maksimal, karena bagian dinding semua memakai tembok," ucapnya.

Dalam program bedah rumah kali ini kata Erwin, Bappeda melakukan kerjasama dengan anggota TNI dari kodim 0506, dengan harapan agar program pemberdayaan ini bisa dikerjakan secara maksimal.

"Sebelumnya TNI dari Kodim 0506 berhasil melakukan kegiatan program karya bakti TNI dengan melakukan pengerukan sungai Cirarab dan Ciranjien Tigaraksa," katanya

Koordinator Fasilitator Gebrak Pak Kumis Kabupaten Tangerang Chamdani berharap agar program ini bisa sesuai dengan yang direncanakan. Sejak program dimulai pada tahun 2012 silam, ada sekitar 5000 rumah yang sudah dibangun, pembangunan rumah kumuh ini mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat, karena sistem pembangunanya melalui sistem pemberdayaan melalui UPK PNPM Mandiri Pedesaan.

"Warga penerima bantuan bisa berpartisipasi secara langsung, dengan melibatkan ketua RT setempat," ujar chamdani.

Perwira teritorial (Pasiter) Kodim 0506 Tangerang Kapten Infanteri Waluyo mengatakan, TNI dari Kodim 0506 pada program karya bakti ini sudah melakukan kerjasama dengan Pemkab Tangerang, diantaranya adalah melakukan normalisasi sungai ciranjien dan sungai Cirarab, kali ini kami diminta untuk turun secara langsung melakukan monitoring ke lokasi bedah rumah.

"Dilibatkannya TNI dalam program pembangunan di bidang infrastrukur merupakan penghargaan bagi kami. Insya Allah kami akan bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," pungkasnya. (YAT)

Go to top